15 Orang Tewas Saat Ledakan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Brussels
BERITA LINE, BRUSSELS - Ledakan di stasiun kereta bawah tanah (metro) Maelbeek, Brussels, Belgia, Selasa (22/3/2016) mengakibatkan 15 orang tewas.
Hal tersebut dibenarkan operator metro La Stib, yang diberitakan surat kabar Belgia, Le Soir.
Korban cedera berjumlah 55 orang, termasuk di antaranya 10 orang mengalami cedera serius.
Stasiun metro Maelbeek ikut menjadi sasaran ledakan, setelah dua ledakan besar terjadi di Bandara Zaventem, sekitar 11 kilometer dari stasiun Maelbeek.
Ledakan di stasiun yang jaraknya cukup dekat dengan gedung institusi Uni Eropa itu terjadi sekitar sejam setelah ledakan di Bandara Zaventem.
Ledakan di Bandara Zaventen sejauh ini dikatakan menewaskan 13 orang.
Total korban tewas ledakan di Brussels, Belgia, hingga kini adalah 28 orang.
Sementara itu, Perdana Menteri Charles Michel, dikutip The Guardian mengatakan apa yang sebelumnya khawatir, ternyata terjadi juga.
"Apa yang selama ini dikhawatirkan, akhirnya terjadi," ucapnya.
Ia menyebut pelaku bom bunuh diri adalah dalang di balik tiga ledakan yang terjadi di dua lokasi berbeda.
Michel juga mengatakan dirinya belum dapat mengonfirmasikan berapa jumlah pasti korban jiwa dari insiden tersebut.
Namun, menurutnya kejadian itu menelan banyak korban tewas dan cedera.
"Mari bersatu dan bersama menghadapi aksi pengecut ini. Kami akan terus memprioritaskan korban dan keamanan Belgia," sebutnya, melalui Twitter.
Tiga ledakan terjadi di Bandara Zaventen dan stasiun kereta bawah tanah (metro) Maelbeek, yang terpaut jarak sekitar 11 kilometer.
Total korban tewas ledakan di Brussels, Belgia, hingga sejauh ini adalah 28 orang. (The Guardian/Telegraph/Le Soir)


Post a Comment