Showing posts with label DAERAH. Show all posts
Showing posts with label DAERAH. Show all posts
2:35:00 PM
TERSANGKA PEMBUNUH YOPPY MENYESAL. NIAT AWAL HANYA INGIN BUAT PINGSAN
Tersangka Pembunuh Yoppy Menyesal. Niat Awal Hanya Ingin Buat Pingsan
![]() |
| TERSANGKA PEMBUNUH YOPPY |
BERITA-LINE.BLOGSPOT.COM, BATURAJA — Tiga tersangka yang sudah diamankan polisi karena diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Yoppy Novrianto (35), Branch Operational Manager Bank Mandiri Baturaja, mengaku sangat menyesal.
Seperti dituturkan An (15) dan RS (15) serta AK (17), niatnya hanya ingin membuat korban pingsan saja.
“Kami sangat menyesal, diumur masih belasan tahun sudah harus masuk penjara,” kata AK seraya menambahkan yang paling disedihkannya adalah kedua orang tuanya bahkan ibunya sampai pingsan saat tahu dirinya ikut mengubur mayat korban.
AK duduk di kelas XII SMAN di Kota Baturaja ini sudah hampir ujian, namun bayangan masa depan yang gelap sudah menghantuinya.
Kesedihan serupa juga diungkapkan ayah dan ibu AK saat mengantar putranya ke Kantor Polres OKU.
“Padahal saya sudah menyiapkan langkah-langkah untuk masa depannya, namun ternyata begini jadinya," kata ayah AK.
Ia menambahkan, selama kos di Baturaja dia rajin mengontrol putra keduanya ini. Menurut ayah AK, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang akan dijalani anaknya.
Dikatakan ayah empat anak ini, kalau berani berbuat harus berani juga bertanggungjawab.
2:27:00 PM
SUDAH MEMBUNUH DAN MENGUBUR YOPPY, PELAKU BERSEMBUNYI DI BATUMARTA 12
Sudah Membunuh dan Mengubur Yoppy, Pelaku Bersembunyi di Batumarta 12
|
| SUDAH MEMBUNUH DAN MENGUBUR YOPPY, PELAKU BERSEMBUNYI DI BATUMARTA 12 |
BERITA-LINE.BLOGSPOT.COM, BATURAJA — Habis mengubur Yoppy Novrianto, Branch Operational Manager (BOM) Bank Mandiri Baturaja, di Simpang Tiga Senaun hutan SP (Satuan Pemukiman) Desa Lubai Persada Kecamatan Lubai Ulu Kabupaten Muaraenim, empat tersangka An (15), RS (15), SP (16) serta AK (17) bersembunyi di rumah kerabatnya di Batumarta Unit XII Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Menurut tersangka RS (15), mereka menginap di Batumarta di rumah kerabat MA (16), Senin (22/2/2016) pagi.
Ayah MA memang menjemput remaja belasan tahun ini, namun pelaku menutupi perbuatan yang sudah dilakukan. Begitu juga mobil Toyota Rush BG 1594 BT milik korban diakui tersangka sebagai mobil SP (16).
Dari Batumarta Unit XII mobil tersebut disetir oleh paman MA yang kemudian diantar ke rumah kosan AK (17). Dari tempat AK, mobil langsung dibawa oleh SP ke kawasan hutan Karangsari ditinggalkan tidak jauh dari rumah SP dalam keadaan terkunci.
3:48:00 AM
BERITA TERKINI - Gara-gara masalah utang piutang, Hengky (33) nekat menembak kepala saudara iparnya Fery (31) hingga tewas. Usai kejadian, pelaku langsung melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi saat Fery sedang menarik angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera tak jauh dari rumahnya di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (24/2) sore. Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai sepeda motor menghentikan laju mobil korban.
Pelaku menarik baju korban dan memaksanya keluar mobil. Keduanya pun terlibat adu mulut.
Pelaku lantas mengambil senjata api rakitan dari pinggangnya dan langsung menembakkan ke arah kepala bagian kepala korban. Korban tersungkur dan tewas di tempat kejadian.
Setelah dilakukan visum di rumah sakit, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka dan kemudian dikebumikan di TPU Gandus Palembang.
Herawati, ibu korban mengaku tak menyangka anaknya tersebut tewas mengenaskan. Apalagi, pelakunya masih memiliki hubungan keluarga yang tak lain adik suami saudara korban.
"Anak saya yang perempuan nikah sama kakak dia (pelaku). Jadi dia sama Fery masih iparan. Tak menyangka sekejam itu," ungkap Herawati, Kamis (25/2).
Kanit Reskrim Polsek Gandus Palembang Ipda Suldani mengatakan, penembakan tersebut diduga berlatar belakang utang piutang. Dikabarkan, korban baru saja menggadaikan sepeda motor kakak iparnya yang tak lain adalah saudara kandung pelaku.
Tak terima, pelaku bermaksud menagih uang gadaian tersebut kepada korban. Terbawa emosi, pelaku melepaskan tembakan yang menyebabkan korban tewas.
"Dugaannya karena utang piutang. Senjata yang digunakan pelaku jenis senpi rakitan," ujarnya.
Saat dilakukan pengejaran, petugas tidak berhasil menemukan pelaku di rumahnya yang telah lebih dulu melarikan diri. Pihaknya mengimbau pelaku segera menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku sedang kita buru. Kami minta menyerah saja, sebab petugas akan bertindak tegas," pungkasnya.
GARA-GARA UTANG, HENGKY TEMBAK KEPALA SAUDARA IPAR HINGGA TEWAS
GARA-GARA UTANG, HENGKY TEMBAK KEPALA SAUDARA IPAR HINGGA TEWAS
![]() |
| GARA-GARA UTANG, HENGKY TEMBAK KEPALA SAUDARA IPAR HINGGA TEWAS |
Peristiwa itu terjadi saat Fery sedang menarik angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera tak jauh dari rumahnya di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (24/2) sore. Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai sepeda motor menghentikan laju mobil korban.
Pelaku menarik baju korban dan memaksanya keluar mobil. Keduanya pun terlibat adu mulut.
Pelaku lantas mengambil senjata api rakitan dari pinggangnya dan langsung menembakkan ke arah kepala bagian kepala korban. Korban tersungkur dan tewas di tempat kejadian.
Setelah dilakukan visum di rumah sakit, jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka dan kemudian dikebumikan di TPU Gandus Palembang.
Herawati, ibu korban mengaku tak menyangka anaknya tersebut tewas mengenaskan. Apalagi, pelakunya masih memiliki hubungan keluarga yang tak lain adik suami saudara korban.
"Anak saya yang perempuan nikah sama kakak dia (pelaku). Jadi dia sama Fery masih iparan. Tak menyangka sekejam itu," ungkap Herawati, Kamis (25/2).
Kanit Reskrim Polsek Gandus Palembang Ipda Suldani mengatakan, penembakan tersebut diduga berlatar belakang utang piutang. Dikabarkan, korban baru saja menggadaikan sepeda motor kakak iparnya yang tak lain adalah saudara kandung pelaku.
Tak terima, pelaku bermaksud menagih uang gadaian tersebut kepada korban. Terbawa emosi, pelaku melepaskan tembakan yang menyebabkan korban tewas.
"Dugaannya karena utang piutang. Senjata yang digunakan pelaku jenis senpi rakitan," ujarnya.
Saat dilakukan pengejaran, petugas tidak berhasil menemukan pelaku di rumahnya yang telah lebih dulu melarikan diri. Pihaknya mengimbau pelaku segera menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku sedang kita buru. Kami minta menyerah saja, sebab petugas akan bertindak tegas," pungkasnya.
7:43:00 AM
RAZIA NARKOBA DIDUGA BOCOR, PSK DI LOKALISASI JADI SASARAN
Razia Narkoba Diduga Bocor, PSK Di Lokalisasi Jadi Sasaran
![]() |
Razia Narkoba Diduga Bocor, PSK Di Lokalisasi Jadi Sasaran |
BERITA TERKINI - Razia pengguna dan peredaran narkoba yang digelar Satres Narkoba Polres Bintan dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang di Kawasan Lokalisasi Bukit Senyum (BS), Batu 87, Kecamatan Bintan Utara, Selasa (23/2) sore, diduga bocor.
Pasalnya 28 personil kepolisian dari Polres Bintan dan Polsek Bintan Utara serta 5 anggota BNNK Tanjungpinang yang tergabung sebagi tim razia dalam rangka operasi anti narkotika (antik) tak berhasil mendapatkan ataupun menemukan narkoba sedikitpun. Sehingga 25 Perempuan Seks Komersil (PSK) yang saat itu menyaksikan gelaran razia itupun menjadi sasaran tim gabungan.
"Kita tak berhasil temukan narkoba sedikitpun. Jadi menindaklanjuti dari kejadian ini, 25 PSK yang ada saat itu dikumpulkan untuk di tes urinenya. Pelaksanaan tes urine itu dilakukan BNNK Tanjungpinang di puskesmas terdekat," ujar Kasatres Narkoba Polres Bintan, AKP Buala Harefa usai operasi antik di Kawasan Lokalisasi tersebut.
Razia ini dilakukan dengan cara menyisir serta menggeledah seluruh kamar dan bar (diskotik mini yang menjual minuman keras) yang ada di seluruh Kawasan Lokalisasi BS tersebut. Dari penggeledahan lemari baju dan lemari penyimpanan lainnya, sekitaran tempat tidur hingga seluk beluk isi kamar dan Bar tim gabungan tak berhasil menemukan sedikitpun narkoba.
Kondisi ini membuat seluruh tim gabungan curiga. Untuk mencari kebenaran dan memastikan bahwa Kawasan Lokalisasi BS ini memang benar-benar bersih dari keberadaan narkoba maka digelarlah tes urine kepada 25 PSK yang berada di tujuh Bar. Diantaranya PSK yang berasal dari Bar Virgo, Amoi, JJ, Madonna, Anggrek, Aulia dan Celse.
"Hasil tes urine untuk 25 PSK tersebut negatif alias tidak terbukti sebagai pemakai narkoba. Walaupun hasil dari razia ini nihil, tapi kita akan berusaha kembali untuk menggelar kegiatan yang sama kedepannya," katanya.




