BERITA LINE, BATAM - Ri (10) dan Rn (12), dua anak baru gede (ABG) diamankan petugas security perumahan Paradise, Batuaji lantaran ketahuan merogoh dasbor sepeda motor warga yang terparkir dihalaman warga setempat, Jumat (11/3) pagi.
Ri, anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) diseputaran Batuaji. Sedangkan Rn anak sudah putus sekolah. Kedua anak tersebut dikira maling motor hingga langsung diamankan dan diserahkan kepihak kepolisian sektor Batuaji.
Di Mapolsek Batuaji, kedua anak itupun sempat ditahan, namun tak dimasukkan kedalam sel, mereka hanya duduk dipintu masuk sel tersebut. Mereka berdua pun hanya bisa menyesali perbuataanya. Dan berjanji tak mengulangi hal tersebut.
Ri, salah satu anak yang ditangkap warga mengatakan, dirinya diamankan warga lantaran ketahuan merogoh dasbor sepeda motor warga yang terparkir dihalaman warga setempat. Dia juga mengakui, bahwa dirinya hanya diajak-ajak Rn tersebut.
" Kami hanya merogoh dasbor sepeda motor saja pak, siapa tahu ada uang receh tinggal didalam dasbor jadi bisa uang jajan. Kami bukan spesialis jok motor pak, kami hanya main-main saja," paparnya Ri, sebelum dibawa ke Polsek Batuaji.
Sementara itu, Kapolsek Batuaji, Kompol Andy Rahmansyah melalui Kanit Reskrim, Iptu Muhammad Said membenarkan jika kedua anak itu diamankan petugas security perumahan Paradise, Batuaji karena kepergok merogoh dasbor motor warga setempat.
" Iya, ada dua anak yang masih ABG diamankan petugas security perumahan Paradise. Mereka diamankan karena ketahuan merogoh dasbor motor warga, jadi dibawa ke Polsek ini," ujarnya Said kepada wartawan, Sabtu kemarin.
Masih kata Kanit Batuaji, nantinya kedua anak ini akan dilepaskan lagi sambil memberikan nasehat dan bimbingan dari pihaknya. Kemudian akan dipanggil orangtuanya masing-masing untuk menjemput mereka ini.
Selanjutnya juga akan kita berikan arahan kepada orangtuanya agar memperhatikan serta menjaga anak-anaknya pada malam hari atau siang harinya. Karena ulah anak-anak tak luput dari perhatian orangtuanya masing-masing.
" Kedua anak ini akan dipulangkan lagi, namun kita berikan dulu nasehat dan bimbingan. Kemudian kita panggil orangtuanya masing-masing untuk jemput mereka. Orangtua mereka pun akan kita berikan saran atau arahan agar tetap menjaga anak-anaknya pada malam hari atau siang harinya," tutupnya Said lagi. (ded)
Post a Comment