BERITA LINE, BATAM - Nyawa Kristina (35), pengendara motor Honda Beat warna putih BP 2509 GR tidak bisa diselamatkan.
Warga perumahan Barelang Blok J Nomor 5 Tanjun Uncang, Batam, tersebut meninggal setelah mengalami laka tunggal di samping halte Bus Trans Batam, Tanjung Uncang, sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (18/3/2016).
Setelah kejadian yang berlangsung sekitar 200 meter dari pintu Kawasan Bintang Industri Tanjung Uncang, korban sempat dilarikan ke RSUD Embung Fatimah (EF) dan mendapat penganan medis.
Cendi, saksi mata kejadian menuturkan sebelum kejadian, Kristina mengendarai motor dari rumahnya Perumahan Barelang, hendak membayar listrik ke Aviari.
Namun sampai di samping halte bus Trans Batam, korban menabrak batu dan langsung terjatuh ke sebelah kanan jalan.
"Saya tidak jauh dibelakang korban. Saya melihat korban jatuh. Sebelumnya motornya mengalami oleng dan langsung terjatuh," kata Cendi.
Korban jatuh dengan kepala langsung terantur ke aspal.
"Melihat kejadian tersebut saya langsung meminta bantuan mobil yang lewat dan langsung membawa korban ke RSUD EF,"kata Cendi.
Setelah sampai di RSUD korban langsung dibawa ke ruang IDG dan mendapatkan perawatan.
"Tadi langsung ditangani oleh dokter,"tambah Cendi.
Di tempat terpisah, Nuraini selaku Humas RSUD EF menuturkan saat Kristina masuk IGD tidak ditemuakan identitas di tubuh korban.
"Namun kita langsung memberikan pertolongan. Pasalnya kondisi korban sangat kristis dimana kepala bagian belakang korban pecah dan mengalami pendarahan yang hebat," terangnya.
Dia juga mengatakan mereka menangani pasien sekitar pukul 12.00WIB.
"Setelah pasien sampai di rumah sakit langsung ditangani. Tetapi karena kondisi pasien sangat parah pada pukul 12. 40 WIB pasien meninggal dunia," kata Nuraini.
Saat ini jenazah korban sudah diabawa ke kamar jenazah.
Keluarga korban baru mengetahu kejadian setelah dihubungi pihak rumah sakit.
Sumber Tribun Batam

Post a Comment