Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » , » Sepuluh Orang Tewas Setelah Alami Kesurupan Massal

Sepuluh Orang Tewas Setelah Alami Kesurupan Massal

Posted by Berita Line on Monday, March 21, 2016

Sepuluh Orang Tewas Setelah Alami Kesurupan Massal



BERITA LINE, TANJUNG REDEB - Kampung Merancang Ulu di Kabupaten Berau dalam beberapa pekan terakhir terasa mencekam, penyebabnya warga disana mengalami kesurupan massal.

Tak hanya sekedar kesurupan, bahkan mereka yang mengalami kesurupan biasanya berujung pada kematian.

Menurut laporan Kepala Kampung Merancang Ulu, Andi Marpai menyebutkan, ada 10 warganya yang meninggal hanya dalam rentang waktu 47 hari.

Namun saat Tribun bertandang ke kampung itu pada akhir pekan kemarin, warga setempat menyebutkan sudah ada belasan warga yang meninggal tidak wajar.

“Kami bilang tidak wajar, karena sebelum meninggal, gelagatnya aneh-aneh. Ada yang pakai baju terbalik dan mayoritas mereka mengalami kesurupan. Setelah itu, langsung meninggal,” kata Andi, warga Merancang Ulu.

Salah satu keluarga Andi juga ada yang (menurutnya) meninggal secara tidak wajar.
Cerita yang senada juga disampaikan oleh Mustakim yang beberapa hari lalu kehilangan adik iparnya karena kasus yang sama.

“Adik ipar saya meninggal, sebelum meninggal juga kesurupan. Setelah meninggal, gantian istri saya lagi yang kesurupan,” ujar Mustakim.

Karena khawatir tejadi hal yang buruk pada Siti Hawa, istrinya, Mustakim pun sempat beberapa kali mendatangkan orang ‘pintar’.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tamtomo, mengaku mendapat laporan tersebut dari kepala kampung mengenai kesurupan massal di kampung Merancang Ulu yang berujung kepada kematian.

“Saya sudah mendapat laporan itu, tapi kejadian seperti ini susah dibuktikan, apakah disebabkan faktor medis atau non medis.” 

Agus mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Bupati Berau sebelum mengambil tindakan.

“Yang jelas dalam waktu dekat kita akan kirim tim dokter ke sana (Merancang Ulu) untuk menyelidiki apa penyebabnya. Tapi ini agak sulit, karena semua (korban) sudah meninggal. Tapi yang jelas kita akan kirim tim medis ke sana,” katanya lagi.

Masyarakat Kmapung Merancang Ulu saat ini tengah resah, pasalnya tersiar kabar, sebelum meninggal para korban menyebut beberapa nama yang dituding sebagai pelaku yang mempraktikan ilmu hitam.

Warga bahkan mengancam akan berbuat anarkis terhadap warga yang dituding sebagai pelaku.

Mereka akan menghakimi warganya sendiri jika pemerintah tidak mengambil tindakan.

Menanggapi hal itu, Agus Tantomo berpesan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi. Tidak mudah percaya begitu saja, terlebih lagi tidak ada satupun warga yang memiliki bukti.

“Jangan berbuat anarkhis, apalagi tidak ada bukti. Jangan sampai sudah menghakimi orang ternyata di kemduian hari tidak terbukti,” tegasnya

SHARE :
CB Blogger

Post a Comment

 
Copyright © 2016 Berita Line. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and News